Kamis, 21 Agustus 2014

Merdekanya Airmataku (by : Bunga Pena Hbasrie Btmvarao)

Bu,
adakah yang lebih merdeka melebihi kemerdekaan airmataku ini, ibu

Dengarlah paduan suaranya yang sendu, lihatlah tariannya, bu
Bersama lagu keroncongan yang dinyanyikan oleh perut pengemis kecil di simpang lampu merah itu, lihatlah bu, betapa bebasnya ia menggerimis

Selamat ulang tahun bu, 69 tahun sudah usiamu
Kata tukang parkir di pasar itu, hari ini adalah hari yang teramat indah

Katanya hari kemerdekaan ini adalah hari kebebasan
Akan banyak kendaraan yang parkir dan ia bebas untuk menaikkan tarif
Di samping itu bu, hari ini ia juga bebas untuk memasukkan semua retribusi yang dipungutnya itu ke dalam kantongnya sendiri.

Karena hari ini adalah hari bebas merdeka
jadi katanya, hari ini ia bebas untuk tidak menyetorkannya

Selamat ulang tahun bu, dirgahayu
Semoga hari esok, takkan kudengar lagi lagu-lagu itu
Lagu-lagu keroncongan sendu, dari perut-perut yang kelaparan itu

(Batam, 17 Agustus 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar