Rabu, 16 April 2014

Bengkel Karya : Helfihendri Hanif

SAJAK DAN PUISI

kata merdeka
adalah kebebasan yang berbunyi merdeka!
namun suaranya?
takkan terdengar merdeka
jika hanya dikata merdeka!

sudahlah!
biarlah puisi
merdeka!
memuisi puisi

KM 17 Oktober 2013




PUISI MALAM

ai, rembulan!
mengintip di balik awan
mencabik-cabik lidah ombak
di baris-baris sajak
puisi malam

rioriori riori
riori
rioriori riori
riori
riori

SB 02 November 2013




Aku

ee...aa...ee...aa...
ee...aa...ee...
aa...ee...
aa..
aku hanyalah sebuah kenangan
yang terlahir dari rahim ibu
memungut gugurnya butir-butir langit

ee...aa...ee...
aa...ee...
aa..
aku
bayi-bayi mungil
bertelanjang menyusu di susu ibu
yang tak ingin untuk dilahirkan kembali

ee...aa...ee...aa...
ee...aa...ee...
aa...ee...
aa..
aku
terkubur
di dalam rahim ibu
dan musnah di wajah ayah

mati!
ee...aa...ee...aa...
ee...aa...ee...
aa...ee...
aa..

SN 11 November 2013




AKU KAU

raga ini
jiwa ini
hati ini

ah, kau!
anak-anak cinta

kau-telah membuatku
menyusu di susu rabu
ini itu
di pintu-pintu waktu
mengungu!



SN 11 November 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar