KUCING
OMPONG
Tak sangup
mengejar
apatah lagi
menggigit
atau sekedar
menggaham
tikus yang
asyik bermain catur
dengan
pertaruhan milyar rupiah
kucing
semakin dungu
tak sanggup
bergerak
di sentrum
ribuan vol listrik
yang sering
mati mendadak
itu lutut
kucing bergoyang
mengikuti
irama nada mayor
pedendang
lagu Aqil akal
kucing
terkencing-kencing
melihat
senjata laras panjang
di ujung
tangkai palu yang pencong
siap
ledakkan ruang mahkamah
kucing
ompong
hanya bisa
mengangguk patuh
saat
komandan tikus kedipkan sebelah mata
sebagai
sandi harus setuju
kasihan
kucing yang kian pesong
yang
menerima pepesan kosong
tikus yang
pernah mengumbar omong
yang salah
jari di potong, kucing yang ompong
jangankan
menuntut tikus di potong
mulut di
sumpal tak bisa omong
dasar..!!
ku
cing
garong
garong omong
koto
tinggi,171013/07:20
NOVEMBER DI
DESEMBER
buat "
Y " di kota Puteri Hijau
harum aroma
pagi dedaun ini kasih
adalah
kenangan pinggang kerinci
ulas senyum
mu saat kaki menapak
meruntuhkan
degup jantung mudaku
disela
dedaun teh, patok demi patok
bulan itu
adalah desember
yang tak
sebaitpun syair tertulis
ku tahu
engkau akan berjalan
tinggalkan
bait kenangan
dan tanda
sayang ku padamu
kini semua
pada november
kenangan ber
ulas duka
disini kasih
pernah doa
terucap, untuk kebersamaan kita
namun kini
hanya impian tanpa segores kenyataan
tigpuluh
kali november berganti
tak pernah
ada hikmah tentang pisah mengundang resah
haruskah aku
berjalan pasrah
sementara
segalanya tlah kau bawa
tanpa sisa,
selain selaput airmata
termasuk
hati, yang kau lukai
pada malam
engkau bersanding di bawah tirai
menyerahkan
segala yang pernah kujaga dengan penuh ridha
nyeri,.....
degup serasa
berhenti
pilu meremas
hati
bila
november menghampiri
desember
datang melukai
hanya air
mata rindu yang dapat melerai
koto tinggi
111113
Tidak ada komentar:
Posting Komentar