Selasa, 26 April 2016

Berdebu (by: Rahmad Koto)

Ia bagai embun
Sebelum pagi membakar
jarum mulai berdetak
Ia berjatuhan turun
Ia bukanlah putih
Saat tanah mencumbui
Lenyap dalam bumi
Hilang tak berjejak
Sekarang ialah debu
Selalu tertiup angin
Buram pada cermin
Lupa akan wajah
Ia selintas bayang
Raut tak berupa
Perlintasan terlihat kelam
Hitam bergelimang tanah

BENGKULU.13122014.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar