menemuimu di banyak hari
satu dua kata menjadi angin
dingin menusuk-tusuk waktu
dentang jam kian ciut
menemuimu ingin. di banyak waktu
bukan lagi kesempatan, yang
kini aku kian jauh
mengelu-elu rindu pertemuan
waktu serupa jarak terisak
menemuimu ingin di satu saat
ketika jam berdentang
untuk kesekian kalinya
(Bubulak, Juni 2014)
satu dua kata menjadi angin
dingin menusuk-tusuk waktu
dentang jam kian ciut
menemuimu ingin. di banyak waktu
bukan lagi kesempatan, yang
kini aku kian jauh
mengelu-elu rindu pertemuan
waktu serupa jarak terisak
menemuimu ingin di satu saat
ketika jam berdentang
untuk kesekian kalinya
(Bubulak, Juni 2014)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar