Rabu, 16 April 2014

Bengkel Karya : Muhammad Rinaldy

PENSACOLA BEACH GULF PIER DI DALAM SPINK

ini kisah pada titik-titik merkuri
yang ditandai sebagai marka jalan lempung.
seseorang pernah melintasinya dengan hening.
Dan menikmati basah pertama di tepiannya
itu, kepalanya yang menempel
: ia pikir pantai akan menjauh dan bawa kabur bintang
yang dicintai ikan-ikankah?
yang selalu dijaga derasnya ombak?
atau, pasang surut kepergian
dari balik bolamata yang biru laut,
yang tenggelam bersama burung-burung belibis
memotong malam  jadi beberapa larik,
tertuju ke langit
:basah yang seperti anyelir karam
berlalang orang-orang;
pantai dan kepulangan

2013,


ADA CERITA PADA JAM 10 MALAM

bulan terkadang lupa merapikan catatannya
pada lembar diari hitam-putih. andai telah
lewat jam 10 malam, pastilah seseorang 'kan
sibuk sedikit: menambah ayunan kaki-kakinya
dari lantai ke lantai, menyergap tiba-tiba segala
yang terjebak di atas meja.

memanglah benar, lirihnya sambil menarik lebih dalam
ke dalam paru banyak oksigen lewat lubang hidung.

(ia membuat formasi sergap: menarik ke belakang kakinya
dengan yakin menerobos barikade udara)

di atas meja, tempat dimana bulan dan ingatan adu kecemasan
:tempat membakar masa depan, dan yang jadi tempat
bertransaksi cinta dunia. pada akhirnya pergulatan itu
sering dilempar-lempar juga ... makin hening, hening,
dan hening ke udara seperti hendak berbagi cerita.

seseorang itu yang menerobos waktu dan mengoperasikan
mesin-mesin baca, diam-diam memetik bebuahan
yang tumbuh rindang dalam diari: hasratnya seketika
demi menutrisi pikiran yang lapar, bisa jadi lama-lama ia 'kan
dibuat terlena oleh bunyi absurd jam 10 malam yang entah
tapi berani tampil telanjang. bebas dengan liur-liur
dan bergema di dinding-dinding, dan jalan utama

di sana itu, ya, bulan tidak sendirian. ia bawa
cerita-cerita asal dari ingatannya, walau telah:

seseorang telah membangun rumah pilu di dalamnya.
tapi, ia masih ada sertifikat aslinya, yang terbit dan
-pada suatu waktu yang entah juga, bisa memenjarakan
kembali ke dalam pikirannya yang menyisa ombak-ombak

2013,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar