lampu hijau menyala, gitar kecil itu beranjak ke sisi jalan
senja kelabu, di simpang jalan itu
gerimisi mulai berjatuhan
pada tugu batu di simpang jalan itu
disandarkannya gitarnya yang kecil dan tubuhnya yang tipis
lalu sambil memeriksa kantong kreseknya yang hampa
perlahan bibirnya pun mulai bersenandung
"kemarilah hujan
engkaulah teman paling setia",serunya
"deraslah hujan", katanya
temani perutku yang bernyanyi...
malam pun datang, kendaraan-kendaraan terus berkejaran
bersama hujan, gitar kecil itu pun terus bernyanyi
entah sampai kapan, berteman lampu merah
di simpang jalan itu
(Batam, 30.05.2014)
senja kelabu, di simpang jalan itu
gerimisi mulai berjatuhan
pada tugu batu di simpang jalan itu
disandarkannya gitarnya yang kecil dan tubuhnya yang tipis
lalu sambil memeriksa kantong kreseknya yang hampa
perlahan bibirnya pun mulai bersenandung
"kemarilah hujan
engkaulah teman paling setia",serunya
"deraslah hujan", katanya
temani perutku yang bernyanyi...
malam pun datang, kendaraan-kendaraan terus berkejaran
bersama hujan, gitar kecil itu pun terus bernyanyi
entah sampai kapan, berteman lampu merah
di simpang jalan itu
(Batam, 30.05.2014)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar